What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Waduhhh gw kalo kaga nge-ronda neh *ngikutin gayanya sefa*.. dan ngeronda nya juga di blogspotnya sefa..hehehehee.. secara gw ampe ngeliat poto2 food nya yang swit ... swit.....cihuyyyy....langsung lemes gw..wakakakakakakakak:D:D
Terimakasih untuk teman2 yang sudah info kemungkinan akan ikut dalam Kopdaran Akbar MP Europe di Sweden.
Namun dikarenakan satu dan lain hal saya tidak dapat ikut serta. Dan masih dicarikan pengganti untuk Base Campnya Tim Germany. Bersama ini saya sampaikan data2 yang kami minta untuk seterusnya akan di lanjutkan kepada Base Campnya Tim Sweden.
Data yang kami butuhkan untuk Kopdar Akbar MP di Sweden adalah:
Di balik nikmatnya es teh manis Jakarta ......!!! FLORIDA PUN TERKENA
Setelah pengungkapan- pengungkapan peristiwa-peristiwa yang cukup mengagetkan seperti, pemakaian boraks pada beberapa jajanan favorit dipinggir jalan, pemakaian formalin yang berlebihan, pemakaian deterjen pada ikan asin biar keliatan lebih bersih dan putih atau pemakaian pewarna pada ikan kakap putih biar menjadi kakap merah yang di pasaran lebih mahal. Nah tayangan kali ini mengungkap kasus es batu yang banyak digunakan di warung-warung seluruh Jakarta . Es batu ini ternyata berasal dari air sungai ciliwung yang kinclong banget warnanya itu. Pada awalnya mereka menggunakan zat pemutih agar air keliatan lebih jernih.. Kemudian dimasukkan kedalam pendingin dan jadilah peti-peti es yang besar dan bening. Awalnya es ini hanya digunakan untuk mengawetkan makanan (ikan, buah dan sayuran) atau mendinginkan minuman botol pada kotak2 yang tidak memiliki sistem refrigerator. Tapi sialnya, para penjaja makanan dan minuman di jakarta(bahkan warung-warung yang besar) menggunakan es ini pada minuman dingin yang mereka jual. Es teh manis, aneka juice, es campur, es doger, dan lainnya yang membuat kita menelan ludah ketika melihat minuman ini kala terik menyengat. HANYA dengan alasan MURAH, OMG!
Taukah kalian, setelah tim investigasi TransTV mencoba mengambil sampel secara acak di beberapa penjual yang menggunakan es ini pada aneka minuman, dan kemudian mengetesnya di laboratorium, terbukti dalam es itu mengandung bakteri E-COLI jauh diatas batas normal (10.000 - 20.000 per 100 mL). Dengan kata lain es ini mengandung bakteri hampir setara dengan (maaf) kotoran manusia. Nah... Masih mau jajan sembarangan? ?? Emang Home made jauhhhhh lebih enak dan Sehat!!!! Es Batu Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet 28-02-2006. Anda suka meminum minuman dingin dari restoran siap saji? Mulai sekarang Anda harus berhati-hati karena lewat penelitian telah terbukti es batu yang disediakan restoran fast food mengandung lebih banyak kuman daripada air toilet. Ihh...
Anda kerap merasa kurang nyaman menggunakan air yang berada di kamar mandi umum? Tentunya Anda tak bisa menjamin kebersihan air tersebut bukan? Tapi apakah Anda pernah berpikir dari mana asal air yang dibekukan menjadi es batu di restoran siap saji? Sepertinya Anda harus mengubah anggapan bahwa es batu yang berasal dari restoran siap saji aman untuk dikonsumsi. Sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa 70% es batu restoran siap saji lebih memiliki banyak kuman dibandingkan air toilet. Penelitian ini dilakukan oleh seorang anak perempuan yang baru berusia 12 tahun, Jasmine Roberts. Lewat penelitian ini Jasmine berhasil mendapatkan penghargaan proyek sekolah menengah.
Jasmine membuktikan penelitian ini dengan mengambil contoh es batu dan air toilet dari lima restoran siap saji yang berada di wilayah Florida Selatan. Setelah lengkap, ia melakukan pengecekan bakteri dari contoh es batu dan air toilet itu di University of South Florida . Dari hasil tes positif ditemukan bakteri E.coli yang biasanya terdapat dari sisa air pembuangan yang menyebabkan timbulnya beberapa jenis penyakit. 'Bakteri ini seharusnya tak berada di dalam es batu. Jasmine membantu kita memperingatkan adanya bahaya kesehatan yang bisa disebabkan oleh es batu ini,' ungkap Dr. David Katz kontributor masalah kesehatan 'Good Morning Amerika' seperti dilansir detikhot dari ABC News , Senin (27/2/2006).
5. TIM BLONDO / NETHERLANDS ada dalam kekuasaan yg punya Jebby air mancur eh salah airlines sih Upsss...salah lagi di ralat... maksud kita Momi Dolly hehehehe Jeng Bobon, bisa didatangin di sini :http://bungabobon.multiply.com/
6. TIM FRANCE mohon bantuannya si Jago jepret Mimi, tembak aja langsung di sini http://dmimi.multiply.com
Pagi ini gw buka MP banyak Postingan Menarik dari beberapa Teman. Mau gw Reply.. pas udah gw tulisin comment pas mo submit... submitnya Ilang bowwwwww. Gw liat lagi postingan yang lain, mau submit juga.... sama gitu juga kejadiannya..
Yang anehnya stiap gw buka pertama kali.. tuh submit masih ada beda 5 detik langsung ngilang lagi.. Gw mo cegat kaga sempet!!!!! .
Untuk Temen2 (khusus untuk Beth dan Lilly..masalahnya nih dua MP ini gw bolak balik kesitu..hehehehehe..ngarep ketemu lagi sama si submit!) yang hari ini Postingannya gw kunjungi tapi gw nya kaga ninggalin comment..maapin yakkkkkkk.. ingin hati menulis comment apa dayaaaaa kaga ada submit!!!!
PENGUMUMAN PENTING !!!!! dengar lah dengar...... kaya lagu di film cinderella aja ya....
PENGUMUMAN INI ditujukan buat semua warga MP Eropa and tetangganya, yaitu sehubungan dengan akan diadakannya KOPDAR AKBAR MP EROPA di STOCKHOLM 2009.Yang mana akan diadakan pada musim panas yang juga bertepatan dengan masa liburan sekolah (antara July-Agustus 2009, tanggal kepastian menyusul setelah dpt info pasti dari temen2). Berkaitan dengan hal tersebut kami mohon bantuannya dan masukan informasi tentang tanggal liburan sekolah dari tiap negara (yang tentunya ada perbedaan tanggal).
Pertemuan ini selain mempererat persahabatan kita (yang muncul di dunia maya), juga untuk saling tukar informasi & juga untuk lebih mengakrabkan diri serta bisa bersilatuhrami face to face atau berteletabish abizzz... heheheh (masa sudah saling ngocol..saling kirim paket tapi gak tahu mukanya hahahaha....pasti seru khan kalau bisa ketemu face to face???) sekalian jalan jalan gituuuu.....
KOPDAR ini terbuka untuk warga MP di Eropa (Yg diluar eropa klu mo datang juga boleh kok tinggal mendaftarkan diri aja ke panitia), dan tidak ada ketentuan mo datang sendiri/membujang atau sama keluarga... kalau bisa ya keluarga gitu....
5. TIM BLONDO / NETHERLANDS ada dalam kekuasaan yg punya Jebby air mancur eh salah airlines sih Upsss...salah lagi di ralat... maksud kita Momi Dolly hehehehe Jeng Bobon, bisa didatangin di sini :http://bungabobon.multiply.com/
6. TIM FRANCE mohon bantuannya si Jago jepret Mimi, tembak aja langsung di sini http://dmimi.multiply.com
Untuk negara2 eropa terdeket lainnya yuukkk ikutan yuuukkkk........ saya tunggu contactnya ya....
Untuk saat ini Tim pelacak / Kak IDA BERGLUND,http://zuraidaberglund.multiply.com sedang melacak Lokasi yang strategis di tengah kota Stockholm.
Ayo temans2 MP sweden gabung..ngumpul rame2 yukkkk kapan lagi yaaa... ????acara bukan hanya SMP lhooo (Selesai Makan langsung Pulang) Tapi ada lomba dan Hiburan.... (kalah deh 17 an heheheh).
Sudah ada nih yg nyumbang Salsa... ada lagi yg mo Nyumbang hiburan dan ide2 Lomba serta permain.... ???? yuukkkk PM aja yach....
Untuk saat ini pengumumannya segitu dulu, disambung di episode mendatang setelah ada laporan dari tim pelacak......
SALAM PERSAHABATAN DARI SWEDEN, HIDUP WANITA INDONESIA. !!!!
Dear Teman2, ada yang mengenal Almh.Bunda Inong Haris?.
Saya mengenal beliau ngga berapa lama sebelum beliau meninggal. Waktu itu minta ijin copy resepnya beliau, cuma kok ngga dijawab2. Ternyata beberapa hari kemudian di kasih informasi bahwa beliau telah berpulang.
Saya rasa beliau adalah orang yang cukup terkenal seantero MP..hehehehe.. kalau dilihat dari banyaknya comment dari bermacam2 orang Indonesia didalam maupun Luar Negeri. Dan orangnya benar2 murah hati. Mungkin karena itulah banyak yang sayang dan mencintai beliau. Saya ngga pernah ketemu muka atau sempat ngobrol tapi dilihat dari cara beliau menjawab request dari orang2 lain yang mungkin juga belum pernah ketemu itu benar2 seperti sudah kenal dekat. Beliau meninggalkan 2 anak yang masih kecil2 yaitu Zidan dan Syifa.
Untuk mengenang Bunda Inong Haris telah dirilis buku Resep Hasil Karya Bunda Inong. Royalti diberikan untuk kedua anak yang ditinggalkan yaitu Zidan & Syifa.
Harga per buku adalah Rp. 59.500
Untuk informasi pembelian buku bisa di langsung ke :
Sekedar info buat yang belum tahu, klo yang udah, sekedar mengingatkan Seorang teman saya yang bekerja pada sebuah perusahaan asing, di PHK akhir tahun lalu.
Penyebabnya adalah kesalahan menerapkan dosis pengolahan limbah, yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kesalahan ini terkuak ketika seorang pakar limbah dari suatu negara Eropa mengawasi secara langsung proses pengolahan limbah yang selama itu dianggap selalu gagal. Pasalnya adalah, takaran timbang yang dipakai dalam buku petunjuknya menggunakan satuan pound dan ounce. Kesalahan fatal muncul karena yang bersangkutan mengartikan 1 pound = 0,5 kg. dan 1 ounce (ons) = 100 gram, sesuai pelajaran yang ia terima dari sekolah. Sebelum PHK dijatuhkan, teman saya diberi tenggang waktu 7 hari untuk membela diri dgn. cara menunjukkan acuan ilmiah yang menyatakan 1 ounce (ons) = 100 g. Usaha maksimum yang dilakukan hanya bisa menunjukkan Kamus Besar Bahasa Indonesia yang mengartikan ons (bukan ditulis ounce)adalah satuan berat senilai 1/10 kilogram. Acuan lain termasuk tabel-tabel konversi yang berlaku sah atau dikenal secara internasional tidak bisa ditemukan. SALAH KAPRAH YANG TURUN-TEMURUN. Prihatin dan penasaran atas kasus diatas, saya mencoba menanyakan hal ini kepada lembaga yang paling berwenang atas system takar-timbang dan ukur di Indonesia , yaitu Direktorat Metrologi .
Ternyata, pihak Dir. Metrologi pun telah lama melarang pemakaian satuan ons untuk ekivalen 100 gram. Mereka justru mengharuskan pemakaian satuan yang termasuk dalam Sistem Internasional (metrik) yang diberlakukan resmi di Indonesia ..Untuk ukuran berat, satuannya adalah gram dan kelipatannya. Satuan *Ons bukanlah bagian dari sistem metrik* ini dan untuk menghilangkan kebiasaan memakai satuan ons ini, Direktorat Metrologi sejak lama telah memusnahkan semua anak timbangan (bandul atau timbal) yang bertulisan "ons" dan "pound". Lepas dari adanya kebiasaan kita mengatakan 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, ternyata *tidak pernah ada acuan system takar-timbang legal* atau pengakuan internasional atas satuan ons yang nilainya setara dengan 100 gram. Dan dalam sistem timbangan legal yang diakui dunia internasional, *tidak pernah dikenal adanya satuan ONS khusus **Indonesia **. Jadi, hal ini adalah suatu kesalahan yang diwariskan turun-temurun. Sampai kapan mau dipertahankan ? BAGAIMANA KESALAHAN DIAJARKAN SECARA RESMI ? Saya sendiri pernah menerima pengajaran salah ini ketika masih di bangku sekolah dasar. Namun, ketika saya memasuki dunia kerja nyata, kebiasaan salah yang nyata-nyata diajarkan itu harus dibuang jauh karena akan menyesatkan. Beberapa sekolah telah saya datangi untuk melihat sejauh mana penyadaran akan penggunaan sistem takar-timbang yang benar dan sah dikemas dalam materi pelajaran secara benar, dan bagaimana para murid (anak-anak kita) menerapkan dalam hidup sehari-hari. Sungguh memprihatinkan. Semua sekolah mengajarkan bahwa 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram, dan anak-anak kita pun menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.
"Racun" ini sudah tertanam didalam otak anak kita sejak usia dini. Dari para guru, saya mendapatkan penjelasan bahwa semua buku pegangan yang diwajibkan atau disarankan oleh Departemen Pendidikan Indonesia mengajarkan seperti itu. Karena itu, tidaklah mungkin bagi para guru untuk melakukan koreksi selama Dep. Pendidikan belum merubah atau memberikan petunjuk resmi. TANGGUNG JAWAB SIAPA ? Maka, bila terjadi kasus-kasus serupa diatas, Departemen Pendidikan kita jangan lepas tangan.
Tunjukkanlah kepada masyarakat kita terutama kepada para guru yang mengajarkan kesalahan ini,salah satu alasannya agar tidak menjadi beban psikologis bagi mereka; *"acuan sistem timbang legal yang mana yang pernah diakui/ diberlakukan secara internasional, yang menyatakan bahwa : **1 ons adalah 100 gram, 1 pound adalah 500 gram."? Kalau Dep.Pendidikan tidak bisa menunjukkan acuannya, mengapa hal ini diajarkan secara resmi di sekolah sampai sekarang ?
Pernahkan Dep. Pendidikan menelusuri, di negara mana saja selain Indonesia berlaku konversi 1 ons = 100 gram dan 1 pound = 500 gram? Patut dipertanyakan pula, bagaimana tanggung jawab para penerbit buku pegangan sekolah yang melestarikan kesalahan ini? Kalau Dep. Pendidikan mau mempertahankan satuan *ons yang keliru* ini, sementara pemerintah sendiri melalui Direktorat Metrologi melarang pemakaian satuan "ons" dalam transaksi legal, maka konsekwensinya ialah harus dibuat sistem baru timbangan Indonesia (versi Depdiknas). Sistem baru inipun harus diakui lebih dulu oleh dunia internasional sebelum diajarkan kepada anak-anak.
Perlukah adanya system timbangan Indonesia yang konversinya adalah 1 ons *(Depdiknas) * = 100 gram Dan 1 pound *(Depdiknas) * = 500 gram.? Bagaimana "Ons dan Pound *(Depdiknas) *" ini dimasukkan dalam sistem metric yang sudah baku diseluruh dunia?
Siapa yang mau pakai?. HENTIKAN SEGERA KESALAHAN INI. Contoh kasus diatas hanyalah satu diantara sekian banyak problema yang merupakan akibat atau korban kesalahan pendidikan. Saya yakin masih banyak kasus-kasus senada yang terjadi, tetapi tidak kita dengar.
Salah satu contoh kecil ialah, banyak sekali ibu-ibu yang mempraktekkan resep kue dari buku luar negeri tidak berhasil tanpa diketahui dimana kesalahannya. Karena ini kesalahan pendidikan, masalah ini sebenarnya merupakan masalah nasional pendidikan kita yang mau tidak mau harus segera dihentikan. Departemen Pendidikan tidak perlu malu dan basa-basi diplomatis mengenai hal ini.
Mari kita pikirkan dampaknya bagi masa depan anak-anak Indonesia .
Berikan teladan kepada bangsa ini untuktidak malu memperbaiki kesalahan. Sekalipun hanya untuk pelajaran di sekolah, dalam hal Takar-Timbang- Ukur, Dep. Pendidikan tidak memiliki supremasi sedikitpun terhadap Direktorat Metrologi sebagai lembaga yang paling berwenang diIndonesia. Mari kita ikuti satu acuan saja, yaitu Direktorat Metrologi. Era Globalisasi tidak mungkin kita hindari, dan karena itu anak-anak kita harus dipersiapkan dengan benar. Benar dalam arti landasannya, prosesnya, materinya maupun arah pendidikannya.
Mengejar ketertinggalan dalam hal kualitas SDM negara tetangga saja sudah merupakan upaya yang sangat berat.Janganlah malah diperberat dengan *pelajaran sampah* yang justru bakal menyesatkan.
Didiklah anak-anak kita untuk mengenal dan mengikuti aturan dan standar yang berlaku SAH dan DIAKUI secara internasional, bukan hanya yang rekayasa lokal saja. Jangan ada lagi korban akibat pendidikan yang salah.
Kita lihat yang nyata saja, berapa banyak TKI diluar negeri yang berarti harus mengikuti acuan yang berlaku secara internasional. Anak-anak kita memiliki HAK untuk mendapatkan pendidikan yang benar sebagai upaya mempersiapkan diri menyongsong masa depannya yang akan penuh dengan tantangan berat. ACUAN MANA YANG BENAR? Banyak sekali literatur, khususnya yang dipakai dalam dunia tehnik, dan juga ensiklopedi ternama seperti Britannica, Oxford , dll.
*(maaf, ini bukan promosi)* menyajikan tabel-tabel konversi yang tidak perlu diragukan lagi. Selain pada buku literatur, tabel-tabel konversi semacam itu dapat dijumpai dengan mudah di-dalam buku harian/diary/ agenda yang biasanya diberikan oleh toko atau produsen suatu produk sebagai sarana promosi. *Salah satu* konversi untuk satuan berat yang umum dipakai SAH secara internasional adalah sistem avoirdupois/ avdp. (baca : averdupoiz).
1 ounce/ons/onza = 28,35 gram *(bukan 100 g.)* 1 pound = 453 gram *(bukan 500 g.)* 1 pound = 16 ounce *(bukan 5 ons)* Bayangkan saja, bagaimana jadinya kalau seorang apoteker meracik resep obat yang seharusnya hanya diberi 28 gram, namun diberi 100 gram.
Apakah kesalahan semacam ini bisa di kategorikan sebagai malpraktek? Pelajarannya memang begitu, kalau murid tidak mengerti, dihukum!!! Jadi, kalau malpraktik, logikanya adalah tanggung jawab yang mengajarkan.
(*ini hanya gambaran/ilustrasi salah satu akibat yang bisa ditimbulkan, bukan kejadian sebenarnya, tetapi dalam bidang lain banyak sekali terjadi)* KALAU BUKAN KITA YANG MENYELAMATKAN - LALU SIAPA ?. Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua kalangan, baik kalangan pemerintah, akademis, profesi, bisnis/pedagang, sekolah dan orang tua dan juga yang lainnya untuk ikut serta mendukung penghapusan satuan "ons dan pound yang keliru" dari kegiatan kita sehari-hari.
Pengajaran sistem timbang dgn. satuan Ounce dan Pound seharusnya diberikan sebagai pengetahuan disertai kejelasan asal-usul serta *rumus konversi yang benar*. Hal ini untuk membuang kebiasaan salah yang telah melekat dalam kebiasaan kita, yang bisa mencelakakan/ menyesatkan anak-anak kita, generasi penerus bangsa ini.
LEMBAR PELENGKAP TAKAR - UKUR - TIMBANG MENGIKUTI SISTEM METRIK YANG BERLAKU SEJAK THN *1799*. *Kuantitas* *Satuan* *Simbol* *Keterangan* Panjang meter m bukan mtr.Luas meter persegi m2Isi/volume meter kubik m3Berat gram g bukan gr.Takaran liter 1 l = 1000 cm3 (cc)Suhu/temperatur e derajat Celcius oC BEBERAPA SEBUTAN / AWALAN UNTUK FAKTOR PENGALI DALAM SISTEM METRIK AWALAN FAKTOR PENGALI SIMBOL/SINGKATAN CONTOH PEMAKAIAN Giga 1.000.000.000 <http://1.000.000.000> G GHz. Mega 1.000.000 M MW kilo 1.000 k km hecto 100 h ha deka 10 da dam deci 0,1 d dm centi 0,01 c cm milli 0,001 m ml micro 0,000.001 *m* mF dan seterusnya. Dalam sistem metrik memang dikenal *1 are = 100 m2* khusus untuk ukuran tanah yang diakui sah secara internasional. *Untuk satuan ONS yang mengartikan kelipatan 100 g., apalagi POUND yang mengartikan kelipatan 500 g.,tidak pernah ada didalam system metrik maupun non-metrik/imperial yang pernah diberlakukan sah secara internasional.